"Jika kita memang manusia, lantas mengapa kita harus saling hina?"
Pertanyaan diatas menumbuk kepala gue keras sekali. iya, gue jalan gak liat-liat, terus kejedug deh sama plang yg bertuliskan kata-kata itu.
Pertama gue cuek aja sih. gue anggap itu sebagai kalimat nasehat atau sindiran aja. Tapi tiba-tiba gue kepikiran lagi. Memang sudah hukum alam manusia itu saling hina. saling kritik, saling puji, saling caci, saling mengasihi.
Kenapa coba kita merasa terhina? karena apa yg disampaikan orang lain tersebut memang nyata 'kan ada pada diri kita. kita menganggap itu sebagai suatu hal yang hina, lalu merasa terhina ketika ada orang yg berani jujur menyampaikan pada kita. Jika itu enggak ada, toh, kita nya pasti cuek bebek aja. bener gak?
Dan kejujuran itu memang menyakitkan. Mimpi-mimpi ilusi yg kita bangun untuk membohongi diri sendiri bahwa diri kita baik-baik saja, hancur seketika ketika ada orang yg berani jujur terhadap kita. Lantas kita membenci. bukan berbenah. itu lah kenyataan yg ada pada setiap orang.

0 komentar:
Post a Comment