Copyright © Mencoba Tampan
Design by Dzignine
Tuesday, October 20, 2015

Nostalgia Gramedia

Saat itu kami hanya ingin sekedar pergi jalan-jalan sore. Menikmati hari libur dengan menghabiskan sore bersama kawan lama. Rencana awal kami akan menghabiskan waktu dengan duduk-duduk santai, memesan minuman, dan menghabiskan waktu bercengkrama menikmati senja.

Semuanya berjalan lancar. Kami pergi jalan-jalan, bercengkrama, tertawa haha hihi, hingga tiba saatnya menghabiskan senja di pantai. Dalam perjalanan, seorang teman menoleh lama ke sebelah kiri memperhatikan sebuah banner yang terpajang besar dan tinggi. Dia lalu berhenti dan nyeletuk, "Jadi kangen baca buku. Buku baru yang bagus apaan ya?" Dia menatap banner pada sebuah gedung berlantai tiga yang bertuliskan gramedia.

Kami semua menoleh ke arah banner itu. Cukup lama terdiam, seolah semua saling memahami, kami semua serempak pergi kesana. Maklum semuanya bisa dibilang penggemar buku. Sewaktu masih di sekolah kami sering menghabiskan waktu pulang sekolah dengan pergi ke gramedia, membaca buku yang tidak diselimuti plastik, dan jika salah satu dari kami tabungan perminggunya sudah penuh, kami akan membeli satu buku dengan usulan bersama-sama. Sudah seperti kebiasaan, kami hanya membeli buku yang kami berlima sepakati. Dan "tabungan perminggu" adalah salah satu ritual kami yang begitu kami senangi untuk menikmati acara membaca buku. Satu buku dibaca secara bergilir dan dibeli secara bergilir juga.

Kali ini, kami rindu akan hal itu dan tanpa ba bi bu, kami langsung saja melangkah ke dalam toko buku itu. Tertawa mengingat masa-masa sekolah. Kami kembali melakukan ritual yang sama, tertawa sambil membaca hingga membuat lantai tiga gedung buku itu berisik karena ulah kami. Apasih yang bisa menghentikan kebisingan dari sebuah acara nostalgia? Bahkan orang tua yang uzur pun tak akan kalah berisik dibanding kami saat ini.


NB: Tulisan ini dibuat dalam rangka mengikuti gramedia blogger competition #GBCoktober

0 komentar:

Post a Comment