Apa lagi yang kalian inginkan wahai para nyamuk?
Aku sudah membiarkan kalian beristirahat di kulit kaki ku.
Lalu kalian tiba-tiba menghisap darah ku dan aku pura-pura
tidak menyadari akan hal itu.
Karena aku tau jika kalian kelaparan
Juga aku mencoba memahami jika kalian memerlukan darah
sebagai makanan.
Kalian tidak pernah tau jika aku menahan gatal?
Aku tidak berharap kalian mengerti akan hal itu ;kalian
hanya nyamuk.
Aku selalu menahan hasrat untuk menggaruk karena tampaknya
kalian belum puas.
Ketika kalian kenyang dan tak sanggup terbang, aku
memperhatikan kalian yang terkapar berbaring karena perut-perut yang membesar.
Aku masih menahan gatal asal kalian tau.
Lalu aku mengalihkan pikiran dengan menyibukkan diri ku.
Masih menahan hasrat menggaruk, takut jika kalian akan mati
terkoyak terkena kuku-kuku ku.
Walaupun aku sudah tidak tahan, lagi, asal kalian tau.
Namun ketika kalian sudah sanggup terbang, entah apa lagi
yang kalian mau, kalian berdenging berterbangan disekitar telinga ku.
Berisik dan selalu mencemooh ketika aku mengibaskan tangan
ku.
Apa lagi yang kalian mau wahai para nyamuk?
*ditulis saat sedang diperkosa sekumpulan nyamuk
*ditulis saat sedang diperkosa sekumpulan nyamuk

0 komentar:
Post a Comment